Senin, 01 Juni 2026

Pelayaran ke Pulau Komodo Kembali Dibuka, Tinggi Gelombang 1,2 Meter

 

Ilustrasi Pulau Komodo

SensorNewsMedia.Id - Labuan Bajo. Izin berlayar ke Pulau Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, dan sekitarnya kembali dibuka. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Staphanus Risdiyanto mengatakan, pelayaran sudah dibuka sejak Minggu (31/5/2026). "Sebelumnya memang ada NTM (Notice to Marine) sampai tanggal 31 Mei. Tapi kemarin sudah dibuka kembali,"


KSOP terus memantau perkembangan cuaca dari BMKG yang bersifat dinamis. Kalau ada perubahan yang membahayakan, KSOP Labuan Bajo akan menutup kembali pelayaran menuju Pulau Komodo.


"Begitu juga apabila ada perkembangan cuaca semakin membaik akan kita buka juga pada kesempatan pertama. Hal tersebut dilakukan untuk kepentingan keselamatan pelayaran dan juga pembukaan agar tidak menghambat kesempatan berusaha pelaku wisata," terangnya.


Update Prakiraan Cuaca Setiap Hari


Sementara itu, prakiraan tinggi glombang dari Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang, Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tinggi gelombang terus turun sejak 31 Mei 2026 dini hari dari 1,6 meter menjadi sekitar 1,2 meter pada Senin siang (1/6/2026).


Kepala BMKG Labuan Bajo, Maria Patricia Christin Seran mengatakan, BMKG memperbarui prakiraan cuaca, termasuk di kawasan maritim, setiap harinya mengikuti perkembangan kondisi atmosfer terkini. "Penerbitan NTM oleh KSOP mengacu pada prakiraan cuaca dan gelombang BMKG untuk 3 hari ke depan sebagai langkah antisipasi keselamatan pelayaran.


Namun, karena prakiraan BMKG terus diperbarui setiap hari, maka NTM dapat dicabut atau diakhiri lebih cepat apabila kondisi cuaca dan gelombang sudah lebih baik," terang Maria.


Ia melanjutkan, wilayah prakiraan gelombang BMKG mencakup area perairan yang cukup luas. Ketika dalam suatu wilayah prakiraan terdapat potensi gelombang tinggi, kondisi tersebut tidak selalu terjadi secara merata di seluruh lokasi dalam wilayah tersebut.


"Beberapa area yang terlindung oleh pulau atau perbukitan dapat mengalami angin yang lebih lemah sehingga tinggi gelombangnya relatif lebih rendah dan masih aman untuk aktivitas pelayaran," tutup dia.




0 komentar:

Posting Komentar

Ketua LBH Laskar NKRI Provinsi Banten Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Anggotanya

  SensorNewsMedia.Id - Kabupaten Tangerang.  Banten  – Ketua LBH Laskar NKRI Provinsi Banten, Kharisma J. Surbakti, S.H., M.M., CLA., C.Med....