SensorNewsMedia.Id - Sragen. Kondisi jembatan penghubung Desa Sunggingan menuju Desa Brojol menjadi perhatian masyarakat. Jembatan yang dinilai sudah mengalami kerusakan dan cukup mengkhawatirkan tersebut membuat warga waswas ketika melintas, khususnya kendaraan roda empat.
Kondisi tersebut juga menjadi perhatian Kepala Desa Sunggingan, Gunawan. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses penghubung antarwilayah desa.
Akibat kondisi jembatan yang sudah tidak optimal, masyarakat yang hendak menuju Brojol maupun sebaliknya harus menggunakan jalur alternatif dan memutar lebih jauh. Kondisi ini membuat waktu perjalanan menjadi lebih lama dan menghambat aktivitas warga.
Warga Minta Jembatan Lama Diganti
Masyarakat berharap pemerintah dapat segera turun ke lapangan melakukan pengecekan dan kajian teknis. Jika berdasarkan pemeriksaan jembatan dinilai sudah tidak layak, warga meminta agar jembatan lama diganti dengan jembatan baru yang lebih kokoh, aman, dan mampu digunakan untuk jangka panjang.
Kepala Desa Sunggingan Gunawan berharap persoalan akses tersebut mendapat perhatian dari pemerintah dan instansi terkait, sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan hasil pemeriksaan teknis.
Bagi masyarakat, pembangunan jembatan baru bukan hanya persoalan infrastruktur. Jembatan tersebut menjadi akses penting untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mobilitas sehari-hari warga.
Masyarakat berharap jangan sampai kondisi jembatan dibiarkan hingga terjadi kecelakaan. Mereka meminta langkah nyata berupa pemeriksaan, perencanaan, dan pembangunan jembatan yang aman.
Kini aspirasi warga jelas: jembatan penghubung Sunggingan–Brojol diharapkan segera mendapat perhatian dan, apabila dinyatakan tidak layak secara teknis, diganti dengan jembatan baru yang kokoh dan aman.
“Jembatan Kokoh, Akses Lancar, Warga Aman.”
0 komentar:
Posting Komentar