Sabtu, 03 Oktober 2026

PERADIN,FASILITAS MEWAH DI BALIK JERUJI,

 


SensorNewsMedia.Id - Jakarta — Persoalan kehidupan di balik jeruji kembali menjadi perhatian publik. Pertanyaan besar muncul ketika lembaga pemasyarakatan yang seharusnya menjadi tempat pembinaan justru dikaitkan dengan munculnya fasilitas istimewa bagi narapidana tertentu.

Dalam pembahasan yang melibatkan Prof. Firman Wijaya, S.H., M.H., isu tersebut membuka ruang diskusi lebih luas mengenai kesetaraan di hadapan hukum, pengawasan lembaga pemasyarakatan, serta prinsip keadilan dalam sistem hukum Indonesia.

Fenomena fasilitas berbeda di dalam penjara bukan sekadar persoalan kenyamanan. Jika benar terjadi perlakuan istimewa berdasarkan kemampuan ekonomi atau status sosial, persoalannya menyentuh prinsip bahwa setiap orang seharusnya memperoleh perlakuan yang sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku.

Pertanyaan publik pun menjadi tajam: apakah hukuman hanya berhenti pada vonis pengadilan, atau masih ada perbedaan perlakuan ketika seseorang sudah berada di balik jeruji?

Pembenahan sistem pemasyarakatan juga perlu diarahkan pada transparansi, pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan kewenangan. Lembaga pemasyarakatan semestinya menjadi tempat menjalankan pidana sekaligus pembinaan, bukan ruang munculnya privilese yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi masyarakat, persoalan ini penting karena menyangkut kepercayaan terhadap hukum. Ketika masyarakat melihat adanya dugaan perbedaan perlakuan antara narapidana yang memiliki kemampuan ekonomi dan mereka yang tidak mampu, rasa keadilan dapat dipertanyakan.

Melalui PRI Podcast, isu ini dapat dikembangkan menjadi diskusi publik: “Fasilitas Mewah di Balik Jeruji: Di Mana Letak Kesetaraan di Hadapan Hukum?”

Diskusi tersebut penting bukan untuk menghakimi individu tertentu, melainkan untuk mendorong pertanyaan yang lebih besar: bagaimana memastikan hukum benar-benar berlaku secara transparan, adil, dan tidak membedakan seseorang berdasarkan status maupun kemampuan ekonominya?

( HTN )

0 komentar:

Posting Komentar

40 Tahun Tak Diperbaiki Ruas Jalan Provinsi di Desa Silo Baru Asahan Hancur Hancuran Bahkan Nyaris Putus

  SensorNewsMedia.Id - Asahan. Sekira 40 tahun tanpa ada perbaikan kondisi ruas jalan provinsi di Desa Silo Baru Kecamatan Silaulaut Kabupat...