SensorNewsMedia.Id - Kota Tangerang - Ketua RW 03 dan Ketua Posyandu Mawar 03
Kelurahan Cipondoh, Kota Tangerang
H. Saribun Al Kamil, CIHC,SH.
Dalam penyampaiannya pada awak media mengatakan bahwa kali ini ada kunjungan dari Bupati TAPIN Kalimantan Selatan, dalam acara study banding, yang dilaksanakan pada 22/06/2026.
Posyandu mawar sebagai peraih juara 1 ( satu ) tingkat Nasional di ajang Kesehatan dua (2) kali berturut-turut, dalam rangka membawa nama baik Kota Tangerang dan Provinsi Banten Khususnya.
Ia merasa sangat bersyukur mendapatkan prestasi yang sangat baik.
Adapun Bupati TAPIN dan rombongan tersebut berjumlah 85 (delapan puluh lima ) orang,
Dalam penyampaiannya Dinas Kesehatan Kota Tangerang ada beberapa sarana prasarana diantaranya:
1. Sarana dan Prasarana Posyandu
Sarana-prasarana terus kita fungsikan atau di perbaiki.
Sudah dianggarkan 60 paket rehabilitasi senilai Rp5,9 Miliar Memang masih kecil kalau dibanding total 11.006 Posyandu.
2. Pembangunan Graha Kita Bersama
Rencananya Graha Kita Bersama akan dibangun setelah anggaran kader, bangunannya dikerjakan oleh Dinas Perkim Kota Tangerang
Fungsinya adalah untuk Posyandu, dan boleh dipakai masyarakat di lingkungan tersebut.
3. Insentif dan Operasional Kader
Untuk apresiasi kader Posyandu ada 6 kader, semuanya mendapatkan insentif.
Selain itu ada anggaran operasional Posyandu.
4. Layanan SPM dan Inovasi
Posyandu jalankan 6 SPM: pendidikan,kesehatan, dll. Pengelolaannya disesuaikan kecamatan atau kelurahan.
Contoh inovasi: Posyandu Mawar di Cipondoh sudah ada screening Tuberkulosis (TBC ).
5. Stunting
Dari aplikasi EPPGBM, prevalensi balita stunting Kota Tangerang 5,3% kurang lebih 3.000, anak
Angkanya kelihatan kecil tapi karena jumlah balitanya banyak yang menjadi PR besar bagi pemerintah kota Tangerang.
Seperti pendidikan ada SPM pekerjaan umum dan ini semua di upayakan bisa dilaksanakan.
Dan dianggarkan di tiap kecamatan, pengelolaannya disesuaikan Kecamatan atau Kelurahan yang memilih kadernya yang berpotensi atau memang cukup baik untuk bisa bersama-sama memberikan layanan di Posyandu.
Kemudian untuk preferensi balita stunting di kota Tangerang ada aplikasi EPP elektronik pencatatan dan pelaporan gizi yang ada di masyarakat itu sekitar angka 5, 3% artinya masih ada kurang lebih 3. 000-an anak dengan stunting jadi masih menjadi proritas bagi kami pungkasnya (Shd)


0 komentar:
Posting Komentar