Jumat, 26 Juni 2026

Tuntut Keadilan, Korban Taufik Hidayat Berharap Pelaku Rasakan Penderitaan yang Sama

 


SensorNewsMedia.Id - Bandung. Taufik Hidayat, pelaku penyekapan wanita di Bandung telah ditangkap oleh polisi. Diketahui YTR telah disekap dan dianiaya oleh Taufik selama tiga tahun. Keluarga korban meminta agar tersangka dihukum seberat-beratnya.

Saat ini, YTR masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kondisinya sudah mulai membaik.

Pengacara korban, Januar Solehuddin, mengatakan korban dan keluarga antusias dengan adanya kabar penangkapan tersebut. Namun keluarga korban masih terdapat perasaan amarah atas perbuatan sadis yang dilakukan tersangka.


"Yang pertama, ya awalnya mah sebetulnya marah ya ngambek gitu. Aduh, ngambek. Tapi ya ada bersyukur juga alhamdulillah (ditangkap)," ujar Januar.

Januar mengatakan korban kini sudah dalam kondisi berbeda dengan saat pertama kali datang ke rumah sakit pada 10 Juni lalu.

"Alhamdulillah sekarang sudah bisa berbicara, terbatas tapi ya. Maksudnya kalau awal itu masih ada yang enggak jelas, tapi kalau diulang jelas. Kalau sekarang kondisinya sudah jelas sekali dan sudah membaik alhamdulillah," ungkapnya.

"Mereka menginginkan keadilan yang sebenar-benarnya keadilan. Dalam arti bisa dihukum yang seberat-beratnya gitu," tambahnya.

Kabar bahagia juga diungkapkan oleh keluarga korban. Bibi korban, Erni Heryadi bercerita korban kini sudah mau menyantap makanan favoritnya.

"Kondisi dia bagus. Pertama yang dia minta cuma minta mi ayam. Mi ayam itu bukan hal mewah, mungkin nggak rasain (saat disekap pelaku), saya sampai suapi dia," ungkap Erni.

Erni menyebut, meski YTR mengalami gangguan penglihatan, dia tetap mandiri. Hal itu terlihat, saat Erni hendak menyuapi, YTR malah mau makan sendiri padahal sedang sakit.

"Saya suapi dia, tangannya (seperti) mau makan sendiri," ujarnya.

Erni juga menyampaikan, kondisi penglihatan YTR saat ini tak bisa melihat akibat penganiayaan berat.

"Kondisi menurut dokter, sebelah kanan rusak, matanya memang minus, kacamata tebal, dibuka kacamata saja matanya kurang jelas, mata kiri pupilnya mengecil," ucapnya.

Dalam postingan akun Instagram Erni, YTR pun menyampaikan respons atas dirinya yang telah bebas dari Taufik. YTR mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Polda Jabar yang telah menangkap Taufik.

"Alhamdullilah senang sekali, terima kasih Pak Kapolda sudah bantu saya, saya senang lagi, saya lebih tenang karena sudah ditangkap," kata YTR saat ditanya harapan oleh bibinya.

YTR ingin Taufik diberi hukuman yang berat. "Saya ingin dia dihukum seberat mungkin, biar dia rasakan apa yang saya rasain," ungkapnya.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sudah memutuskan nasib uang sayembara Rp 250 juta untuk menemukan Taufik Hidayat. KDM memutuskan uang sayembara akan diserahkan untuk YTR.

"Kami sampaikan bahwa sayembara siapa yang menemukan pelaku kebiadaban terhadap yaitu Vita Taufik Hidayat akan diberikan uang Rp 250 juta, sayembara itu sudah berakhir dan pelaku kejahatan tersebut ditangkap oleh Polda Jabar," kata Dedi.

KDM memastikan uang Rp 250 juta akan diberikan pada korban dalam bentuk deposito. Hal itu dilakukan setelah ia berkoordinasi dengan Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan.

Kordinasi dilakukan karena Taufik Hidayat ditangkap oleh tim gabungan dari Polda Jabar. Karena itu, ia memutuskan menyerahkan uang sayembara Rp 250 juta kepada korban.

"Selanjutnya saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar dan Kapolda menyarankan dana Rp 250 juta itu diserahkan pada keluarga korban. Dan saya menyerahkannya dan dibuatkan sertifikat deposito senilai Rp 250 juta," ucapnya.

Menurutnya, deposito tersebut bakal diserahkan langsung kepada keluarga korban pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan Hari Bhayangkara. "Selanjutnya pada tanggal 1 Juli 2026, bersamaan dengan Hari Bhayangkara kami akan menyerahkan sertifikat deposito Bank Jabar senilai Rp 250 juta," ujar Dedi.

Baca artikel detiknews, "Korban Taufik Hidayat: Biar Dia Rasakan Apa yang Saya Rasain" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8547552/korban-taufik-hidayat-biar-dia-rasakan-apa-yang-saya-rasain.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

0 komentar:

Posting Komentar

DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK Guna Selamatkan Ratusan Ribu Pekerja

  SensorNewsMedia.Id - Jakarta.  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama Pemerintah dan Organisasi Buruh bergerak cepat membentuk Satuan Tu...