SensorNewsMedia.Id - Jakarta. Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) membantah keras telah mengerahkan prajurit bersenjata ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Penegasan ini merespons kabar mengenai kedatangan rombongan puluhan pria berambut cepak dan berpakaian loreng ke markas kepolisian tersebut.
Klarifikasi Resmi dari Kapuspen TNI
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Sharafuddin, menegaskan bahwa institusinya sangat menghormati proses penegakan hukum yang sedang berjalan di Polri. Ia memastikan tidak ada instruksi pengerahan personel dari satuan mana pun, termasuk kabar keterlibatan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
"Sangat tidak mungkin ada pengerahan pasukan dari institusi TNI secara resmi untuk mendatangi markas kepolisian. TNI dan Polri tetap solid. Dugaan adanya oknum berbaju loreng atau berambut cepak tersebut sedang kami selidiki, namun kami pastikan itu bukan gerakan atas nama institusi," ujar Brigjen Sharafuddin dalam keterangan persnya.
Pengamanan Internal Polda Metro Jaya Ditingkatkan
Pihak Polda Metro Jaya sendiri langsung melakukan pengetatan di area gerbang masuk dan sekitar gedung Ditreskrimsus untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Rombongan pria misterius tersebut dilaporkan sempat berkumpul di area parkir sebelum akhirnya diminta membubarkan diri secara tertib oleh petugas keamanan internal kepolisian.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial demi menjaga kondusivitas penegakan hukum di tanah air.
0 komentar:
Posting Komentar