Sabtu, 29 Agustus 2026

Kapolri bersama Presiden KSBSI menutup rangkaian kegiatan Rakernas.


SensorNewsMedia.Id - Jakarta. Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.,M.Si. secara resmi menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Kamis (28/8/2026).


Penutupan Rakernas KSBSI 2026 yang berlangsung pada, 26-28 Agustus 2026. Dalam rangkaian acara dilakukan pembacaan keputusan Rakernas, Disampaikan langsung oleh, Presiden KSBSI, serta penyerahan Jaket dan Piagam kepada Anggota dewan Kehormatan KSBSI, Drs. Listyo Sigit Prabowo.,M.Si.


Dalam penyampaiannya Elly Rosita Silaban menyampaikan : 

1. Agenda rutin tahunan KSBSI untuk evaluasi, konsolidasi, dan menetapkan arah perjuangan 1 tahun ke depan

2.  Merumuskan solusi atas persoalan ketenagakerjaan dan mendorong revisi UU Ketenagakerjaan melalui Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)

3.  Menjawab isu krusial yang diperjuangkan buruh

4.  Membangun daya saing SDM buruh di tengah perubahan regulasi dan ekonomi global


Dalam sambutannya Elly menyampaikan 2 pesan: Pertama, KSBSI dan Polri harus tetap bersama. Kedua, Elly Rosita Silaban berharap Kapolri tetap memimpin dan kerja sama terus berlanjut.  

"Kami berdoa agar Bapak diberi umur panjang dan kesehatan. Kalaupun tidak lagi menjabat sebagai Kapolri nanti, semoga Bapak tetap berada di posisi yang bisa berkolaborasi dengan kami," ujar Elly saat menyerahkan Jaket dan Piagam Anggota Kehormatan KSBSI kepada Kapolri.


Kapolri dalam sambutan penutupnya mengangkat tema Rakernas "Membangun Daya Saing Buruh di Indonesia di Tengah Perubahan Regulasi dan Ekonomi Global"  Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM dan kompetensi buruh untuk menghadapi perubahan teknologi dan iklim dunia usaha yang semakin maju.


Kapolri juga mengapresiasi dialog yang mulai terjalin antara buruh dan pengusaha melalui Apindo, " Ini pertama kali kita lihat pengusaha dan teman-teman buruh bisa duduk bersama untuk menyusun rencana ke depan. Untuk bisa maju bersama-sama," katanya.  


Lebih lanjut, Kapolri menyoroti program investasi pemerintah seperti industri baterai dan mobil nasional di Bekasi dan Jawa Barat. Program ini ditargetkan membuka 5,5 juta lapangan kerja baru melalui pembangunan 100 gigawatt, termasuk industri baterai listrik dan industri turunannya.


Sementara dalam waktu yang bersamaan iDewan Pimpinan Pusat, Federasi Transportasi Industri dan Angkutan ( DPP FTIA). Efendi Lubis.S.H.

Memberikan apresiasi setinggi - tingginya atas suksesnya gelaran Rakernas KSBSI dan bergabungnya, Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo.,M.Si.

Sebagai Dewan Kehormatan KSBSI, sebagai wujud kerjanyata dalam membangun regulasi dan iklim investasi global, agar terciptanya hubungan yang dinamis antara, pekerja,pengusaha dan pemerintah ungkapnya.(Shd)

0 komentar:

Posting Komentar

40 Tahun Tak Diperbaiki Ruas Jalan Provinsi di Desa Silo Baru Asahan Hancur Hancuran Bahkan Nyaris Putus

  SensorNewsMedia.Id - Asahan. Sekira 40 tahun tanpa ada perbaikan kondisi ruas jalan provinsi di Desa Silo Baru Kecamatan Silaulaut Kabupat...