Kegiatan ini di danai oleh pemerintah canada dan juga melibatkan pemangku kepentingan strategis, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih, perwakilan dari International Labour Organization (ILO), serta BPJS Ketenagakerjaan, yang secara bersama-sama menunjukkan komitmen dalam mendorong terciptanya sistem ketenagakerjaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan pekerja.
Implementasi JAPBUSI merupakan bagian dari inovasi layanan publik berbasis digital yang dirancang untuk mempermudah akses pekerja dalam menyampaikan pengaduan secara cepat, aman, dan terdokumentasi. Sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan kasus ketenagakerjaan serta memperkuat mekanisme pengawasan yang terintegrasi.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Ketua Bidang Program FTIA, Ibu Feny Hanggraini Lubis, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan implementasi sistem pengaduan digital.
“Transformasi digital dalam sistem pengaduan ketenagakerjaan melalui JAPBUSI merupakan langkah strategis dalam memastikan setiap pekerja memperoleh akses yang adil terhadap mekanisme perlindungan. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi internasional, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mewujudkan sistem yang responsif dan berkelanjutan,” ujar beliau.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan diisi dengan pemaparan teknis terkait fitur dan tata cara penggunaan aplikasi JAPBUSI, simulasi pengaduan, serta diskusi mendalam mengenai tantangan implementasi di lapangan dan strategi penguatan sistem ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Kota Prabumulih dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan sistem pengaduan ketenagakerjaan berbasis digital yang efektif dan terintegrasi, serta mendorong replikasi di berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
Tentang FTIA
FTIA merupakan organisasi yang berkomitmen dalam penguatan kapasitas dan advokasi di bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam mendorong perlindungan hak-hak pekerja melalui pendekatan kolaboratif dan inovatif.
(FN)


0 komentar:
Posting Komentar