SensorNewsMedia.Id - Jakarta. Dunia hiburan tanah air kembali dirundung duka yang mendalam. Komedian senior Simson Rarameha Ngadang, atau yang akrab disapa Temon, meninggal dunia pada usia 59 tahun akibat serangan jantung mendadak pada Minggu (12/7/2026) pagi pukul 08.42 WIB. Kepergian rekan duet legendaris Abdel Achrian ini menyisakan kesedihan luar biasa bagi pihak keluarga, terutama sang istri, Mae, yang setia mendampinginya hingga detik-detik terakhir di RSUD Mampang, Jakarta Selatan.
Mae akhirnya buka suara mengenai kronologi serta momen-momen mengharukan sebelum sang suami mengembuskan napas terakhirnya.
Mengeluh Sakit Dada Usai Beraktivitas
Menurut penuturan Mae, pada Sabtu (11/7/2026) malam, almarhum sebenarnya masih dalam kondisi bugar dan sempat berbincang santai setelah dirinya pulang bermain badminton. Temon yang dikenal memiliki riwayat penyakit hipertensi (darah tinggi) tidak menunjukkan gejala aneh atau keluhan apa pun sebelum beristirahat tidur.
Namun, situasi berubah drastis pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Almarhum mendadak
mengeluhkan nyeri hebat dan sesak di bagian dada kiri hingga menangis karena tidak kuat menahan rasa sakit. Melihat kondisi darurat tersebut, pihak keluarga langsung bergegas membawa Temon ke rumah sakit terdekat.
Momen Terakhir: Menggenggam Erat Tangan Istri
Setibanya di ruang perawatan RSUD Mampang, tim medis langsung mengambil tindakan cepat dengan memasangkan alat bantu oksigen, melakukan rekam jantung (EKG), serta memompa jantung almarhum karena kondisinya yang terus menurun akibat adanya penyumbatan. Mae terus berada di sisi ranjang sambil terus memantau monitor detak jantung suaminya.
"Saya tungguin, kita ngelihatin monitor aja detak jantungnya gitu," kenang Mae dengan penuh rasa haru. Tepat sebelum monitor menunjukkan garis datar,
Temon sempat menarik dan menggenggam erat tangan Mae seolah menjadi tanda perpisahan terakhir, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sosok Suami Hebat yang Selalu Memendam Sakit
Bagi Mae, Temon merupakan sosok suami luar biasa yang tidak pernah ingin membuat keluarganya merasa cemas atau susah [instagram.com]. Selama ini, sang komedian memang dikenal jarang sekali mengeluhkan rasa sakit yang dideritanya ke hadapan istri maupun anak-anaknya.
"Buat saya dia suami yang hebat. Setiap melihat saya cemberut atau capek, dia pasti bikin saya ketawa. Nggak pernah gagal. Hebatnya dia, nyimpen semuanya sendiri, nggak pernah mau bikin saya susah," ungkap Mae.
Jenazah Temon disemayamkan di Gedung Serba Guna GPIB Effatha, Melawai, Jakarta Selatan, dan direncanakan dimakamkan pada Senin (13/7/2026) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
0 komentar:
Posting Komentar