SensorNewsMedia.Id - Indramayu. Korban jiwa akibat tragedi tabrakan beruntun di Jalur Pantai Utara (Pantura) Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dilaporkan bertambah menjadi 13 orang meninggal dunia [radarcirebon.disway.id, cnbcindonesia.com]. Insiden berdarah yang melibatkan mobil pikap pengangkut rombongan pengantin dan dua truk tronton ini terjadi di kawasan rawan atau "jalur tengkorak" Desa Kiajaran Kulon, Minggu (12/7/2026) siang
- Kerusakan Parah: Bagian depan hingga bak belakang mobil tersebut penyok total akibat terjepit di antara dua kendaraan besar
- Barang Berserakan: Pakaian, bingkisan seserahan, hingga alas kaki para korban tampak berserakan di aspal
- Posisi Terakhir: Bagian kabin kemudi ringsek parah setelah terdorong oleh hantaman keras truk Hino wing box dari arah belakang
- Tiga Korban Tewas di Tempat: Petugas dari Satlantas Polres Indramayu dibantu warga sekitar mengevakuasi tiga jenazah korban yang terlempar ke aspal langsung di lokasi kejadian
- Proses Evakuasi Sopir: Sopir pikap bernama Warkidi (warga Blok Cemeti) sempat terjepit di dalam kemudi sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi meninggal dunia
- Kepanikan di RS: Deretan ambulans tampak hilir mudik mengevakuasi 14 korban luka berat menuju RS Bhayangkara Losarang dan RS Mitra Plumbon Widasari. Sayangnya, 10 korban di antaranya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis
0 komentar:
Posting Komentar