| ILUSTRASI PENGANIAYAAN |
SensorNewsMedia.Id - Palembang. Kasus perundungan dan penganiayaan fisik yang menimpa seorang siswi SMP Negeri 33 Palembang, Sumatera Selatan, bergulir ke ranah hukum dan mediasi dinas terkait. Tak terima darah dagingnya diperlakukan kasar, orang tua korban menolak berdamai secara penuh dan menuntut agar siswi pelaku penganiayaan segera dikeluarkan (drop out) dari sekolah [kompas.com].
- Dipicu Masalah Asmara: Berdasarkan penyelidikan awal kepolisian, pelaku diduga cemburu dan marah setelah mengetahui mantan kekasihnya berusaha mendekati korban.
- Adanya Unsur Ancaman: Sebelum penganiayaan terjadi, korban sempat diancam melalui pesan WhatsApp [tribunnews.com]. Pelaku menegaskan akan terus memburu korban pada hari Senin jika ia tidak bersedia datang menemui pelaku pada hari Kamis .
- Kekerasan Fisik Brutal: Saat bertemu di TKP, pelaku langsung menyerang korban tanpa basa-basi. Korban dijambak, diseret, dan ditendang berkali-kali, bahkan sempat didorong hingga hampir tercebur ke dalam aliran DAM. Rekan-rekan pelaku yang berada di lokasi hanya menonton dan merekam kejadian tanpa berniat melerai.
0 komentar:
Posting Komentar