Senin, 03 Agustus 2026

Heboh Mal Pasang Pagar Tinggi Antisipasi Kerusuhan, Ini Kata Gubernur Pramono



SensorNewsMedia.Id. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga tetap tenang dan meminta pengelola pusat perbelanjaan (mal) untuk membongkar pagar besi tinggi yang mendadak dipasang di area terluar gedung mereka. Fenomena pemasangan pagar baja setinggi 2,5 hingga 3 meter di beberapa mal populer Jakarta—seperti Mal Kota Kasablanka (Kokas) dan Blok M Plaza—sempat viral di media sosial karena dinilai sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kerusuhan menjelang bulan Agustus. Menanggapi isu miring tersebut, Pemprov DKI bersama Polda Metro Jaya memastikan bahwa situasi keamanan ibu kota saat ini sepenuhnya aman, kondusif, dan terkendali.


Duduk Perkara Viral Pagar Pembatas Mal
  • Viral di Media Sosial: Isu ini mencuat setelah netizen di platform Threads dan Instagram membagikan foto-foto barikade pagar besi kokoh yang mengitari area depan mal besar di Jakarta Selatan.
  • Dugaan Trauma Aksi Demo: Muncul spekulasi liar di tengah masyarakat bahwa pengelola gedung sedang bersiap menghadapi potensi unjuk rasa besar, bercermin pada dinamika aksi demonstrasi yang sempat terjadi pada Agustus tahun lalu.
  • Langkah Penertiban: Setelah menjadi sorotan tajam, pagar darurat setinggi 3 meter yang sempat berdiri di depan Mal Kota Kasablanka dilaporkan telah mulai dibongkar dan ditertibkan kembali pada Minggu (2/8/2026) hingga Senin (3/8/2026).

Respons Tegas Gubernur Pramono: "Jangan Berlebihan"
Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa perlindungan fisik gedung yang terlalu mencolok justru dapat menciptakan persepsi negatif seolah-olah Jakarta sedang dalam kondisi mencekam.
"Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali. Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik. Jangan sampai kemudian ini menjadi image bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja," kata Pramono saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Pramono menambahkan bahwa ruang publik di Jakarta seharusnya dibuat lebih terbuka, hijau, dan nyaman bagi pejalan kaki, bukan ditutupi pembatas masif yang merusak estetika kota. Ia memastikan Pemprov DKI terus bersinergi erat dengan TNI dan Polri untuk menjamin keamanan seluruh aktivitas bisnis dan warga di ibu kota.

Sikap Polisi dan Komitmen Pengusaha
Pihak TerkaitRespons Resmi / TindakanStatus Keamanan
Polda Metro JayaMengimbau warga tidak terpengaruh hoaks kerusuhan. Pihak kepolisian mengedepankan patroli preventif dan pemantauan ketat.Aman & Kondusif
Pengelola Mal & PengusahaMengklarifikasi bahwa langkah tersebut murni tindakan preventif internal tanpa bermaksud memicu kepanikan massal.Pagar Mulai Dibongkar
Melalui respons cepat ini, pemerintah berharap iklim investasi, pariwisata, dan pusat perbelanjaan di Jakarta tetap bergairah tanpa dibayangi rasa takut yang tidak perlu.

0 komentar:

Posting Komentar

Kapolres Asahan Pimpin Apel Kehormatan HUT Ke- 81 RI di TMP Kota Kisaran Asahan

  SensorNewsMedia.Id - Asahan.  Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke 81 kemerdekaan republik Indonesia tahun 2016 , polres asahan bersama ...